Binary #8: Pertanyaan Penting tentang Binary

Oktober 31, 2009 oleh W D Widodo

1. Apa beda sistem ini dengan sistem lain?

Sistem binary murni, komis marketing didasarkan pada dua hal penting dalam pemasaran jaringan yaitu: 1) omset pribadi dan 2) omset jaringan. Kesempurnaan perolehan bonus ditambah dengan syarat keseimbangan pertambahan omset harian antara jaringan kaki kiri dan jaringan kaki kanan.

2. Apakah sistem ini berstruktur piramida?

TEPAT SEKALI, sistem ini struktur jaringannya berbentuk PIRAMID dengan satu top-leader di atas para leader dan downlines. Namun perlu diingat struktur piramid dijumpai dalam sembarang organisasi, lembaga dan perusahaan bisnis. Perbedaaan antara sistem binary untuk MLM Melia Nature Indonesia dengan struktur piramid yang lain adalah bahwa dari segi penghasilan downline dapat melampaui upline tergantung aktivitas nyatanya. Kemudian keuntungan langsung yang diperoleh jika seorang member melakukan ‘jualan eceran’ nilainya sama untuk setiap level, sebesar selisih harga produk dari perusahan dengan harga beli konsumen. Keuntungan ini tidak disebut bonus atau komisi, karena tidak dibayarkan oleh perusahaan, melainkan diterima langsung oleh distributor pengecer dari konsumen yang membeli produk.

3. Kalau begitu, berapa besar pendapatan upline dari jerih payah downline?

Pendapatan upline (leader) atas perkembangan jaringan (jerih payah) downline terdiri atas sponsoring dan keseimbangan perkembangan jaringannya. Syarat itu membentuk tiga jenis bonus: Bonus Sponsor, Bonus Leadership dan Bonus Unilevel, yang kesemuanya dibayar oleh pemilik sistem yaitu perusahaan, PT Melia Nature Indonesia sebagai komisi langsung karena si leader berhasil membuat jaringannya menciptakan omset untuk perusahaan. Bukan karena pemotongan atau selisih poin atau selisih persentase dari hasil penjualan produk oleh para downline. Dengan demikian leader dapat memperoleh penghasilan yang lebih banyak jika dia berhasil membuat para downline-nya memperoleh penghasilan juga. Salah satu bantuan leader untuk perkembangan downline adalah spill over (limpahan unit usaha) hasil sponsoringnya yang diletakkan di kaki-kaki downline yang masih kosong (pincang).

Salam sukses,

tiada kata terlambat

WD Widodo
wdwidodo@gmail.com

Binary #7: Melia Nature yang Luar Biasa

Oktober 31, 2009 oleh W D Widodo

Sudah sering saya posting di weblog ini tentang perbedaan MLM PT Melia Nature Indonesia dibandingkan dengan perusahaan MLM lain yang beroperasi di Indonesia. Perbedaan terpenting adalah dalam format jaringan dan kesederhanaan operasionalnya. PT Melia Nature Indonesia memasarkan hanya dua macam produk kesehatan yang bekerja sinergis untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit (simtomik, infeksi maupun degeneratif) dan memelihara kesehatan dan kebugaran tubuh. Konsumen luas, tidak hanya penderita penyakit, orang (yang merasa) sehat pun membutuhkan, sehingga  mudah dipromosikan, apalagi tidak perlu menghafal atau menenteng-nenteng buku katalog. Sistem bonus PT Melia Nature Indonesia juga sangat sederhana, hanya ada tiga macam bonus, yaitu:
1. Bonus Sponsor yang diperhitungkan harian
2. Bonus Leadership yang diperhitungkan harian
3. Bonus Unilevel yang merupakan kumulasi bonus harian dan dibayarkan bulanan.

Sistem bonus yang sederhana ini mudah untuk diajarkan kepada para prospekan. Bonus juga sangat transparan, karena perolehan bonus harian diberitahukan lewat SMS sebelum ditransfer ke rekening bank distributor. Perkembangan jaringan dapat diakses 24 jam 7 hari seminggu di www.melianature.com, kecuali sedang di-maintenance. Dengan demikian distributor selalu tahu berapa bonus yang akan diterima jika dia dan jaringannya menciptakan OMSET bagi perusahaan.

Perbedaan lain yang sangat menyolok adalah format dan ukuran jaringannya. Pada perusahaan lain, ukuran jaringan bisanya berdasarkan “jumlah orang” atau “jumlah personal” yang menjadi member, sehingga ukuran jaringan bersifat statis. Bonus diperoleh jika para member dan downline-nya melakukan BELANJA ULANG. Baik itu belanja ulang yang benar-benar mereka lakukan atau karena berhasil menjual produk kepada konsumen non-member. Bonus didasarkan pada jenjang persentase yang kemudian diterapkan dalam bentuk POIN. Bonus dapat cair jika member melakukan belanja ulang dengan nilai minimal (mencapai jumlah poin minimal) tertentu (tutup poin).

PT Melia Nature Indonesia menerapkan sistem yang telah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga bonus diperoleh oleh member dengan hanya berdasarkan pada dua hal: 1) omset pribadi ditambah omset jaringan dan/atau 2) keseimbangan pertambahan omset di kaki kiri dan kaki kanan member. Omset pribadi merupakan syarat untuk Bonus Sponsor. Omset jaringan dan keseimbangan pertambahannya merupakan syarat Bonus Leadership. Omset jaringan dapat terjadi tanpa campur tangan sama sekali dari member yang memperoleh bonus, yang merupakan janji passive income yang nyata dan sangat mungkin dicapai tanpa syarat peringkat dan omset minimal.

jrngn-bbsUntuk dapat menerapkan sistem jaringan yang tanpa peringkat dan tanpa tutup poin, PT Melia Nature Indonesia menerapkan format jaringan progressive. Ukuran jaringan tidak berdasar nama member semata, tetapi berdasarkan jumlah paket produk yang dibeli pada waktu member bergabung dan dibeli ulang selama pengembangan jaringannya. Penerapannya dapat dilihat pada gambar ilustrasi.

Pada gambar itu ANDA diilustrasikan bergabung mula-mula dengan 2 paket sekaligus, sebagai ANDA-1 dan ANDA-2, kemudian melakukan belanja ulang sampai 3 kali masing-masing 1 paket. Secara total dalam jaringan ANDA, ada 5 unit bisnis atas nama ANDA. Jika tujuh unit (bulatan hijau) itu hasil sponsoring ANDA semua, maka artinya pada waktu bulatan-bulatan hijau itu bergabung dengan membeli 1 paket produk, maka malam hari atau keesokan harinya ANDA akan menerima SMS pemberitahuan perolehan Bonus Sponsor yang besarnya Rp 100,000 sepaket.

bonus-LSKemudian dengan menggunakan tabel di sebelah kiri, dihitung dari titik ANDA-1 terdapat 5 titik di kaki kiri dan 6 titik di kaki kanan. Ini memenuhi syarat Bonus Leadership 4 – 4 sebesar Rp 340,000. Masih ada sisa 1 titik di kaki kanan yang menjadi tabungan untuk diperhitungkan kemudian.

Sistem pembayaran Bonus Leadership ini memungkinkan adanya passive income yang nyata. Karena jika para downline (bulatan-bulatan hijau) memperoleh member baru, dan perkembangan jaringan dipantau secara harian maka tinggal dicocokkan dengan tabel Bonus Leadership tersebut, akan ketahuan bonus yang akan diterima oleh ANDA secara keseluruhan. Setiap titik ANDA memiliki hitungan keseimbangan sendiri-sendiri. Jadi potensi maksimal ANDA memperoleh bonusnya menjadi 5 x Rp 850,000 setiap hari.

Enaknya lagi, perolehan bonus harian (Bonus Sponsor + Bonus Leadership) dipotong 30% untuk dibayarkan dalam bentuk produk (senilai Rp 75 per botol untuk melia propolis atau Rp 187,500 perbotol untuk melia biyang) dikumpulkan selama sebulan maksimal hanya sampai Rp 750,000 per titik. Jadi ANDA memiliki potensi memperoleh produk maksimal 5 x 10 botol melia propolis sebulan.

Ini yang menyebabkan member MLM Melia Nature Indonesia hanya mengeluarkan modal (membeli produk) sekali saja pada waktu bergabung jika dia berhasil mengembangkan jaringannya. Produk bonus sangat berguna untuk melakukan promosi dan pengembangan jaringan menjadi lebih cepat, karena dapat dijadikan produk talangan yang langsung diberikan kepada calon member ketika berhasil disponsori. Asas PENJUALAN LANGSUNG sesuai dengan SIUPL perusahaan benar-benar dapat berlangsung secara nyata.

Nah, pengunjung yang berbahagia, masihkah ada keraguan untuk segera bergabung bersama saya menjalankan bisnis MLM yang sangat luar biasa ini? Mari segera dapatkan informasi lebih lengkap dan unduh formulir aplikasinya di e-Warung Biyang Propolis. Kami siap melayani untuk seluruh wilayah hukum NKRI.

Salam sukses,

WD Widodo
wdwidodo@gmail.com

 

Binary #6: Potensi Binary Network

Oktober 31, 2009 oleh W D Widodo

BINARY Network adalah format networking paling sederhana dan paling mudah dikembangkan. Seorang leader hanya boleh memiliki 2 downlines langsung (frontlines). Jika berkembang masing-masing frontline langsung menjadi leader dengan maksimal 2 frontlines juga. Format ini paling mudah dikembangkan, karena logikanya setiap orang pasti memiliki relasi dengan lebih dari 2 orang.  Berikut digambarkan perkembangan jumlah member setiap level jika masing-masing level mencapai jumlah downline maksimal (2 frontlines).

downlineGambar sebelah kiri mengilustrasikan tambahan downline jika member setiap level mencapai jumlah frontline sempurna (2 orang). Asumsinya frontline baru adalah hasil perekrutan (sponsoring) upline-nya, bukan limpahan dari upline yang lebih atas.

Dengan asumsi itu, maka jika seorang member berhasil mengajak 2 orang sebagai member (frontline) otomatis dia menjadi leader yang dapat mengajak atau menganjurkan 2 frontline-nya merekrut 2 member dan menjadi leader.  Pada saat itu jumlah member jaringannya adalah 3 orang, yaitu dia sendiri sebagai Leader-1 dan (misalnya) A dan B sebagai frontlines yang segera menjadi leader untuk jaringan masing-masing.  Ketika A dan B berhasil menduplikasi upline dengan merekrut 2 member, maka itu adalah level 2 dengan jumlah tambahan dwonline sebanyak 2 di A dan 2 di B, jumlah total member jaringan menjadi 7 orang, yaitu:
1.  Leader-1,
2. A (Leader-2 kiri)
3.  frontlines A 2 orang
4. B (Leader-2 kanan), danfrmt-jar
5.  frontlines B 2 orang
Dengan demikian setiap kesempurnaan level tercapai, akan diperoleh tambahan leader baru 2 kali jumlah leader level sebelumnya. Oleh karena itu dalam dunia networking, yang berlaku untuk struktur binary bukan MGM (member gets member) tetapi LGL (leader gets leader), ditambah lagi pada setiap leader hanya melakukan sponsoring untuk 2 frontlines saja kemudian berhenti, sehingga formulanya dapat ditulis sebagai 1LG2Lo (one leader  gets two leaders only).

Jika proses setiap duplikasi 1LG2Lo dapat berhasil dalam waktu 1 minggu, maksudnya seorang calon leader berhasil menjadi leader (memperoleh 2 frontlines) dalam waktu seminggu, maka jumlah member jaringan milik Leader-1 pada 10 minggu sejak dia berhasil menjadi Leader-1 akan sebanyak 1,024 downlines di jaringan A dan 1,024 downlines di jaringan B dan keseluruhan termasuk dia jumlah member jaringannya sebanyak 2,049 member.

Sangat ringan bukan? Ini masih dengan asumsi tidak ada peran para upline dari Leader-1 dalam pertambahan downline-nya. Ilustrasi di atas masih dengan asumsi setiap member baru hanya melakukan recruitment 2 frontlines sekali saja kemudian berhenti. Jadi tambahan-tambahan downline setiap minggu adalah hasil recruitment setiap downline tanpa campur tangan upline.

Kita perhatikan sekarang misalnya salah satu frontline dari Leader-1 (A atau B) direkrut dari keluarga Leader-1. Pekerjaan akan lebih ringan. Artinya dia hanya perlu 1 orang luar untuk menjadi frontline. Kemudian jika hal ini diduplikasikan kepada frontline dan terus diduplikasi oleh downlines di level lanjut, maka pekerjaan (aktivitas) keseluruhan jaringan juga menjadi 1/2 kali lebih ringan.

Jika struktur ini diupayakan bahwa untuk menjadi member “membeli” atau “belanja” suatu produk dan dengan rumus tertentu setiap ada tambahan downline, upline memperoleh fee karena berhasil mengembangkan jaringan, struktur ini sungguh luar biasa untuk diterapkan dalam bisnis MLM. PT Melia Nature Indonesia mengadopsi dan memodifikasi struktur ini menjadi suatu bisnis MLM yang tidak perlu tutup poin, tidak ada peringkat bonus dan sangat mementingkan perkembangan jaringan, dengan komisi yang dibayarkan secara HARIAN.

Informasi lebih lengkap silakan berkunjung ke e-Warung Biyang Propolis.

Salam sukses,

W D Widodo
wdwidodo@gmail.com