Oktober 31, 2009 oleh W D Widodo
SEPULUH posting saya dengan judul BINARY ditulis dengan tujuan memberi gambaran objektif dari sisi keadilan (fairness) dan keterbukaan (transparency) suatu bisnis MLM dengan format binary murni agar anda semua para pengunjung weblog ini tidak ragu-ragu lagi untuk bergabung bersama saya, mencoba mengubah kehidupan yang berkualitas: sehat, sejahtera dan banyak kawan. Hal ini penting saya sampaikan untuk anda semua agar yakin bahwa bisnis MLM PT Melia Mature Indonesia sangat potensial untuk menjadi solusi tiga masalah pokok manusia, yaitu: 1) kesehatan, 2) finansial (penghasilan) dan 3) persahabatan dan kepemimpinan. Juga untuk menyampaikan pendapat bahwa MLM itu netral.
Persepsi umum yang menyatakan bahwa bisnis MLM itu tidak adil, kejam dan tidak baik karena hanya menghisap keringat anggota lapisan paling bawah tidak berlaku pada bisnis MLM PT Melia Nature Indonesia. Bahkan bisnis MLM ini jauh lebih menguntungkan dibanding jika anda semua bekerja pada suatu perusahaan atau organisasi, karena penghasilan anda dapat menyamai atau bahkan melampaui penghasilan para upline anda. Semuanya tergantung aktivitas dan antusiasme anda. Anda dapat merencanakan atau menentukan sendiri berapa penghasilan yang anda inginkan, asal anda beraktivitas yang sepadan dengan keinginan anda.
Bisnis MLM binary ini menjamin jerih-payah downline memperoleh imbalan sesuai dengan aktivitasnya. Penghasilan upline atas kerja downline dibayar sepenuhnya oleh perusahaan, bukan bagian persentase dari bonus para downline.
Jadi persepsi negatif tentang MLM diatas hanya berlaku untuk jenis MLM yang bersifat piramid murni yang tidak memiliki produk yang nilainya setara dengan “uang” yang dikeluarkan oleh member baru. Artinya, MLM negatif itu adalah MLM yang keuntungan finansial perusahaannya tidak berdasarkan rabat penjualan produknya kepada member.
Salam sukses, dapatkan informasi lebih lanjut dan unduh segera formulir aplikasi pendaftaran member baru di http://www.propbiyang.com/

Gudang Uang
wdwidodo@gmail.com
Ditulis dalam sehat sejahtera | Leave a Comment »
Oktober 31, 2009 oleh W D Widodo
- Usahakan dan dapatkan minimal 2 downline aktif yang letaknya di kiri dan kanan titik anda, kemudian usahakan agar menduplikasi aktivitas anda merekrut 2 member aktif.
- Kembangkan komunikasi interaktif antara anda, frontlines (yang dua orang itu) dan sponsor anda, pilih media yang paling murah, misalnya SMS atau e-mail
- Fokus pada pembinaan aktivitas frontlines untuk berduplikasi. Hindari ‘perintah’ atau hanya sekedar ‘harapan’, tetapi ajaklah! Cara mengajak yang paling efektif adalah dengan memberi contoh, termasuk dalam mengonsumsi produk MLM untuk kebutuhan sendiri. Ajaklah frontline membuktikan khasiat dan kualitas produk anda dengan cara mengonsumsinya.
- Kembangkan kreativitas anda dalam merekrut member tanpa pemaksaan. Prospek menjadi member haruslah karena tiga hal: 1) tertarik kepada produknya, 2) tertarik akan bisnis-nya dan 3) tertarik akan potensi jejaring yang terbentuk dengan ber-MLM, bukan karena BELAS KASIHAN, SUNGKAN, atau TERPAKSA
- Segera tinggalkan prospek yang menolak dengan ucapan terimakasih dan alihkan perhatian kepada prospek lain, karena semakin lama anda ‘mempertahankan’ diri memprospek orang yang menolak, berarti ada waktu dan tenaga terbuang yang seharusnya dapat anda gunakan untuk menemukan orang yang bersedia anda sponsori, atau kalau tidak anda justru yang akan disponsori untuk perusahaan lain…:-)
- Jadikan diri sendiri sebagai ‘wajah produk’ sebagai alat promosi otomatis dari MLM anda dengan cara mengonsumsinya. Bagaimanapun bukti dan pembuktian diri adalah alat terampuh untuk berpromosi.
- Meraih sukses yang penting adalah SEGERA MEMULAI MELANGKAH. Jangan biarkan “kesempurnaan” menghalangi hasil yang lebih baik. Maksudnya, jangan menunda suatu aktivitas untuk mencapai tujuan sukses dengan alasan syarat-syarat belum sempurna. Biasakan mengganti pernyataan “aku akan melakukan ini kalau sudah begini” dengan “aku melakukan ini karena ingin mencapai itu”. Bisnis MLM sangat mementingkan langkah awal sesegera mungkin dan antusiasme. Keterampilan dan keahlian dalam bisnis MLM baik dalam merekrut downline maupun memasarkan produk dapat dipelajari sambil jalan atau akan terbentuk dengan sendirinya karena pembiasaan diri. Kegagalan pada satu tahap proses adalah modal perbaikan untuk tahap-tahap selanjutnya
- Bisnis MLM adalah bisnis sendiri tetapi tidak sendirian. Bisnis MLM tidak akan berkembang dan berhasil tanpa membantu keberhasilan orang lain (downlines). Sukses downline adalah sukses anda sebagai leader.
- Jangan biasakan bersaing dengan orang lain, tetapi bersainglah dengan diri sendiri melawan rasa malas, ragu-ragu dan “takut ditolak prospekan”. Pegang teguh selalu pernyataan dalam diri: “aku mampu melakukannya”.
Salam sukses,

WD Widodo
wdwidodo@gmail.com
Ditulis dalam Network Marketing, motivasi | Leave a Comment »
Oktober 31, 2009 oleh W D Widodo
Di Indonesia ada belasan perusahaan MLM beroperasi. Berbagai format dan sistem jaringan dikembangkan dan ditawarkan. Berbagai formula perolehan penghasilan dan reward ditawarkan. Berbagai metode memotivasi member level bawah diselenggarakan.
Persoalannya apakah pengeluaran operasional non-tranksaksi lebih besar dibanding penghasilan seorang member? Atau seberapa cepat seorang yang baru bergabung dengan perusahaan MLM, kemudian beraktivitas sepenuhnya, dapat memperoleh penghasilan yang diharapkan?
Jawabannya tentu tergantung perusahaan MLM-nya. Ditinjau dari perusahaan MLM-nya, maka akan tergantung dari dua hal, pertama kualitas dan demand atas produknya dan kedua tergantung dari commission plans yang diterapkan.
Walau bagaimanapun jenis, bentuk, sistem dan format jaringan perusahaan MLM yang anda ikuti, tentu ada beberapa tindakan atau pemahaman strategis yang membuat anda dapat sukses berbisnis MLM. Demikian pula dengan sistem binary murni dari PT Melia Nature Indonesia ini, ada beberapa pemahaman dan tindakan yang saya anggap dapat menjadi kunci sukses, yaitu:
-
Anggap saja Binary Network Marketing murni lebih cenderung operasional sebagai grup atau jaringan belanja bersama, daripada jaringan “penjualan berjenjang”, “pengecer”, atau “pedagang keliling”. Nilai pembelanjaan sudah ditetapkan Rp 550,000 per paket. Distributor yang membeli produk kepada
stokis, memiliki hak sepenuhnya atas produk yang dia terima. Maksudnya, produk itu dapat dia konsumsi sendiri, atau dijual ulang secara eceran kepada konsumen non member. Akan halnya penjualan eceran, hasilnya juga terserah si penjual. Hasil jualan dapat dia kumpulkan (berarti dia untung 150,000 jika jualan melia propolis eceran 7 botol atau untung Rp 450,000 jika berhasil menjual 4 botol melia biyang miliknya) kemudian digunakan untuk belanja ulang lagi ke
stokis yang artinya jumlah unit usahanya bertambah, dan kembali dia punya modal
jualan eceran.
-
Pengalaman pelaku MLM sukses menunjukkan bahwa 90 persen konsumen bebas akan menjadi pelanggan. Kemudian 90% pelanggan itu akan menjadi member terutama dengan alasan agar dapat belanja produk dengan harga yang lebih murah. Sepuluh persen member dari pelanggan itu biasanya berpotensi menjalankan bisnisnya. Jadi, jangan pernah mengecewakan konsumen apalagi yang sudah jadi pelanggan. Apalagi dengan sistem binary murni ini, setiap pelanggan berpotensi menjadi member dan setiap ada member baru bergabung, berarti modal utama bagi anda memperoleh bonus, sekaligus mengembangkan jaringan.
-
Keberhasilan sistem ini hanya ditentukan oleh adanya transaksi dari waktu ke waktu. Maka jangan bosan-bosan melakukan promosi dan prospek di setiap kesempatan anda bertemu orang. Ingat bahwa hanya 0.1 x 0.9 x 0.9 dari sejumlah orang yang anda temui mungkin menjadi member (hanya 8 orang dari 100 orang yang Anda prospek). Maka jika anda ditolak ketika memprospek, sampaikan kepada prospeksn itu rasa terimakasih bahwa beliau sudah mengurangi jumlah orang yang akan menolak anda dari sejumlah orang yang akan anda prospek selanjutnya.
-
Ketika anda berhasil mensponsori seorang member baru, maka lakukan spill over (pelimpahan) member itu kepada downline yang belum imbang kakinya atau belum punya kaki.
-
Sebaiknya anda tidak bosan-bosan merekrut member baru hingga memperoleh sedikitnya 2 downline aktif di kaki kiri dan 2 downline aktif di kaki kanan, maka janji passive income sudah di depan mata.
-
Jangan biasakan bersaing dengan orang lain, tetapi bersainglah dengan diri sendiri; terutama dalam melawan keengganan dan kebiasaan menunda kegiatan. Nyatakan selalu: “Aku mampu melakukannya…!“
Salam sukses,

WD Widodo
wdwidodo@gmail.com
Ditulis dalam MLM-Distinct, Network Marketing, motivasi | Leave a Comment »